Arsenal Resmi Datangkan Elneny

Pada bursa transfer musim dingin ini, sang pemuncak klasemen sementara Liga Inggris, Arsenal resmi mendaratkan gelandang milik Basel, Mohamed Elneny setelah sebelumnya belum ada kepastian kabar resmi kedatangan pemain asal Mesir tersebut.

Arsenal-Resmi-Datangkan-Elneny

Wenger Konfirmasi Kedatangan Elneny

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengkonfirmasi akan kedatangan gelandang milik Basel, Mohamed Elneny dengan status yang dirahasiakan.

Pemain timnas Mesir tersebut memang sudah cukup lama dihubungkan dengan skuat Gunners, namun terkait permasalahan ijin kerja membuat proses transfer sedikit tersendat.

Meski begitu, Elneny sudah resmi menjadi skuat meriam London dan menjadikan dirinya pemain pertama yang didatangkan pada bursa transfer musim dingin ini.

“Elneny sudah pasti bergabung dengan kami.” Ujar Wenger pada media.

“Dia sudah resmi bergabung dengan kami. Kami tentunya sangat menunggu kualitas tang nantinya akan ditampilkan [jelang laga kontra Stoke City pada akhir pekan ini].”

Gelandang berusia 23 tahun tersebut sebelumnya bergabung dengan Basel pada Januari 2013 silam, dan dirinya langsung masuk kedalam skuat utama sejak kedatangan dirinya di raksasa Swiss tersebut.

Elneny Siap Bawa Arsenal Raih Gelar

Punggawa anyar Arsenal, Mohamed Elneny dipastikan resmi menjadi salah satu punggawa tim asal London tersebut usai didatangkan dari raksasa Swiss, Basel.

Pemain berusia 23 tahun tersebut resmi bergabung dengan akademi tim asal Mesi, Al Ahli pada 1997 lalu, tercatat hanya berselang satu tahun dirinya putuskan gabung dengan akademi El Mokawloon.

Sejak 2010 dirinya resmi promosi keskuat senior tim tersebut, tercatat selama tiga tahun membela, dirinya sukses mencetak dua gol dari 35 kali tampil.

Pada tahun 2013 awalnya Elneny hanya mengikuti training di Basel pada tanggal 14 sampai 24 Januari 2013, da pada Mei 2013 dirinya baru resmi permanen setelah dirinya menandatangani kontrak untuk empat tahun kedepan.

Selama membela Basel dirinya sukses persembahkan tiga gelar Liga Super Swiss dan satu gelar Uhren Cup. Tercatat dirinya sukses mencetak lima gol dari 91 kali bermain.

 

Apakah nantinya Elneny mampu memberikan dampak pada tim dan mampu memberikan gelar atau bahkan menjadi salah satu pembelian gagal Arsene Wenger nantinya?

Manchester City Sulit Raih Gelar Liga Champions

Jelang laga perdelapan besar Liga Champions Eropa yang nantinya akan berhadapan dengan Dinamo Kiev diprediksikan akan mampu raih kemenangan, namun jika melihat beberapa tahun kebelakang memang peluang City terlihat sangat sulit khususnya untuk bisa melaju kebabak perempat final.

Manchester-City-Sulit-Raih-Gelar-Liga-Champions

Silva Frustasi Dengan Peluang City Raih Gelar Champions

Gelandang Manchester City, David Silva mengaku bahwa dirinya cukup frustasi jika melihat peluang tim untuk bisa raih gelar Liga Champions Eropa, yang menurutnya sangat jauh.

Terhitung Silva sudah 30 Minggu setelah raih gelar Piala Dunia, dua gelar Eropa dan banyak gelar Liga Premier Inggris disepanjang karir profesionalnya.

Meski begitu Silva belum pernah merasakan bermain di babak perempat final Liga Champions Eropa dan pemain timnas Spanyol tersebut mengaku sangat lapar dan berhasrat untuk raih gelar tersebut.

“Saya pikir saya sudah mengatakan bahwa kesempatan yang ada masih hilang, bahwa tangan saya belum berada di Liga Champions Eropa, dan itu menjadi sesuatu yang sangat saya sukai.” Ujar Silva.

“Hal yang paling utama kami masih tetap memburuya, Saya masih menginginkan hal yang sama untuk bisa menangkan gelar dan yang lebih baik lagi tentunya.

“Saya masih menganggap itu sebuah kemajuan, denga selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dan sangat berharap tim bisa meraihnya.

“Kita perlu untuk bisa melaju satu langkah di Liga Champions sehingga akan menjadi sangat penting untuk bisa meraih hasil lebih baik di turnamen ini.”

Perjalanan Manchester City di Liga Champions

Manchester City sendiri pertama kali tampil diajang Eropa pada musim 2008/2009 silam setelah absen selama di empat tahun sebelumnya.

Pertama kali tim masuk Europa League dimusim tersebut dengan berstatus sebagai UEFA Fair Play yang pada akhirnya di musim tersebut, tim asuhan Roberto Mancini sukses melaju kebabak perdelapan final.

Pada musim 2010/2011 silam, sang rival Manchester United tersebut sukses finis di posisi lima klasemen Premier League, dan berhak tampil kembali dikasta kedua Eropa, dan saat itu tim sukses melaju ke babak 16 besar.

Pada musim 2011/2012 tim sukses tampil dikancah tertinggi Eropa, Liga Champions setelah finis di posisi tiga Premier League, di musim tersebut tim harus rela hanya duduk di posisi tiga fase grup yang pada akhirnya harus kembali tampil di kasta kedua Eropa yang akhirnya takluk di babak 16 besar atas Sporting Lisbon.

Sejak saat itu, The Citizen selalu tampil di Liga Champions, namun sejak musim 2013/2014 tim hanya mampu melaju hingga babak 16 besar saja lantaran di dua musim selalu bertemu raksasa Spanyol, Barcelona.

 

Di musim ini Manchester City sangat berpeluang untuk bisa melaju lebih jauh dikancah Liga Champions lantaran lantaran hanya bertemu Dynamo Kiev yang berstatus underdog. Mampukah salah satu wakil Premier League tersebut mampu raih kemenangan dilaga nanti?

Peluang Lukaku Gabung United Semakin Tipis

Saat bursa transfer musim dingin ini memang Manchester United kerap dikabarkan akan segera mendatangkan pemain baru, khusunya untuk dilini depan yang menjadi masalah dimusim ini, dan salah satunya Romelu Lukaku yang masuk kedalam daftar incaran tim asuhan Louis van Gaal tersebut.

Peluang-Lukaku-Gabung-United-Semakin-Tipis

Wright Menilai Lukaku Tidak akan Gabung United

Mantan penyerang Inggris, Ian Wright menilai penyerang Everton, Romelu Lukaku tidak akan bergabung dengan Manchester United dan memiliki peluang yang sangat kecil.

Pemain timnas Belgia tersebut mampu tampil impresif pada musim 2015/2016 ini setelah mencetak 19 gol di 25 laga disemua kompetisi, dan terkait kondisi tersebut membuat dirinya dihubungkan oleh banyak klub.

Meskipun begitu, Wright menilai bahwa United bukan merupakan destinasi terbaik untuk Lukaku nantinya, dan eks Chelsea tersebut masih terikat kontrak hingga Juni 2019.

“Manchester United tidak akan membuat dirinya tertarik usai melihat kondisi seperti ini” Ujar Wright pada media.

“Karena dia bisa pergi kesana dengan harga yang cukup besar dan dia harus mungkin bisa melakukannya dan menerima semua tekanan yang ada di kubu United.

“Ada cukup banyak tekanan yang ada sekarang, dan itu terlalu banyak untuk bisa persembahkan kemenangan.

“Dengan tekanan tersebut dia sulit untuk persembahkan kemenangan, dan itu memastikan dirinya tidak tertarik untuk bergabung.”

Lukaku Diprediksikan Bertahan saat Januari Ini

Penyerang yang saat ini tengah diincar oleh banyak klub besar Eropa, Romelu Lukaku diprediksikan akan bertahan pada bursa transfer musim dingin ini.

Top skorer sementara Liga Premier Inggris ini total sudah mengemas 15 gol, torehan tersebut sama seperti yang diraih penyerang Leicester City, Jamie Vardy hingga pekan 20 Inggris.

Pemain asal Belgia tersebut tercatat hampir disetiap laga sukses menyumbang gol untuk The Toffes, tercatat dari 13 laga terakhir, dirinya hanya tidak mencetak gol di tiga laga saja, dan total dirinya sukses mencetak 12 gol.

Salah satu yang sangat berminat untuk mendatangkan Lukaku sendiri salah satunya Manchester United yang dikabarkan sudah membuat proposal dana sebesar 40 juta Poundsterling.

Tercatat ditiga musim terakhir bersama Everton, performa Lukaku sendiri terbilang konsisten, total dirinya selalu mencetak lebih dari 10 gol diajang Premier League.

 

Apakah nantinya Lukaku akan konsisten dan menghormati kontraknya hingga 2019 untuk setia dengan Everton nantinya?

Van Gaal Kecewa Dengan Peforma Juan Mata

Pergantian pemain di lini tengah, berbuah kemenangan untuk Red Devils, dimana Van Gaal percaya Mata mampu melakukannya, ternyata tidak.

Van-Gaal-Kecewa-Dengan-Peforma-Juan-Mata

Van Gaal Kesal Dengan Penampilan Mata

Manajer Manchester United, Louis Van Gaal mengatakan melihat peforma Juan Mata saat menghadapi Sheffield United di Piala FA sangat buruk.

Mata sendiri bermain di posisi gelandang kanan yang saat itu Van Gaal menggantikannya di menit ke-60, menurunkan pemain asal Belanda Memphis Depay. Sedangkan Jesse Lingard digantikan oleh Ander Herrera.

Depay dilanggar pemain lawan di kotak terlarang dimana wasit menghadiahkan sebuah penalti. Wayne Rooney menjadi eksekusi kesempatan tersebut dan membawa United meraih kemenangan 1-0 sekaligus kebabak berikutnya.

Setelah pertandingan selesai, pelatih berusia 64 tahun itu menyatakan bawa dirinya melihat permainan Mata sangat buruk malam itu.

“Kami bermain dari sayap untuk memaksimalkan lebar di lapangan sebisa mungkin. Jadi kami mencoba untuk bentuk,” ujar Van Gaal kepada media setempat.

“Memphis dan Linggard melakukannya, saya juga instruksikan Mata untuk hal yang sama tetapi tidak pernah ada di sana. Dan Matteo harus menjadi pemain sayap kanan dan ia telah mencoba untuk melakukan apa yang saya minta, tetapi itu bukanlah komposisinya maka dari itu saya melakukan perubahan.

“Saya merasa senang kepada Memphis dengan tindakannya yang berbuah penalti.”

Manchester United Tidak Akan Datangkan Pemain Baru Ungkap Van Gaal

Pelatih Manchester United, Louis Van Gaal menyatakan bahwa dirinya tidak akan mendatagnkan pemain baru di bursa transfer Januari ini.

Arstitek asal Belanda tersebut membungkam dari sebuah pertanyaan dari media soal datangkan pemain Felipe Anderson dari Lazio, ia menekankan untuk mendapatkan pemain pada bursa transfer musim dingin tidaklah mudah.

“Saya tidak berminat untuk mendatangkan pemain pada Bulan januari ini,” kata pelatih asal belanda kepada wartawan.

“Saya tidak memastikan hal tersebut, karena saat saya mempunyai kesempatan untuk menambah kekuatan tim, maka saya akan melakukannya.”

“Namun untuk saat ini, saya tidak berminat untuk melakukannya.”

 

Apakah di pertandingan berikutnya Juan Mata akan di cadangkan setelah dirinya tampil buruk dan di bursa transfer Januari ini Van Gaal benar tidak mendatangkan pemain baru untuk menambah kekuatan timnya ?

Jurgen Klopp Incar Dua Gelar Sekaligus

Saat ini Klopp menginginkan gelar Liga Domestik dan FA Cup karena sangat penting bagi Liverpool di musim ini.

Jurgen-Klopp-Incar-Dua-Gelar-Sekaligus

Keinginan Klopp Untuk Menjuarai Piala Liga dan FA Cup

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp yang berkeinginan untuk meraih FA Cup musim ini. Klopp tekankan, kepada timnya mampu bisa memberikan gelar tersebut meski di banyaknya pemain yang cedera.

Bertambahnya daftar pemain yang cedera seperti Dejan Lovren dan Philippe Coutinho di skuat The Reds. Kedua pemain tersebut mengalami cedera saat menghadapi Stoke City yang menghasilkan kemenangan 1-0 dalam leg pertama semifinal Piala Liga.

Di bawah kepemimpinan pelatih asal jerman itu juga harus berjuang di piala FA untuk meraihnya gelar yang bergengsi tersebut. Di babak ketiga yang diselenggarakan pada hari Jumat menghadapi Exeter City.

“Saya berpikir anda tidak tahu banyak betapa pentingnya kompetisi domestik, ajang yang begitu besar di jerman,” ungkap klopp kepada wartawan.

Klopp sangat berkeinginan keras untuk mendapatkan gelar FA Cup untuk Liverpool di musim ini.

Klopp Berniat Datangkan Mario Gotze

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp berniat mendatangkan mantan pemainnya Mario Gotze dari Borrusia Dortmund ke Anfiled.

Santer terdengar dari media setempat, Klopp akan mengambil kesempatan dalam situasi yang tak kondusif Gotze di klubnya yang sekarang bermain bersama Bayern Munchen.

Gelandang serang berusia 23 tahun itu, saat ini memang mengalami cedera ligamen. Setelah ia pulih, Klopp yakin Gotze akan kesulitan untuk berada di skuat utama The Bavrian.

Di musim ini pemain timnas jerman tersebut hanya dimainkan tiga kali dari bangku cadangan, dari tujuh pertandingan dan hanya mencetak satu gol di ajang Bundesliga bersama Munchen.

Pihak dari Munchen langsung membantah bahwa pemainnya Gotze tidak akan meninggalkan Allianz Arena, tidak turut kemungkinan klub yang bersedia mengeluarkan dana sebesar 50 Juta Euro untuk mendapatkannya.

 

Keinginan Pelatih The Reds yang begitu besar untuk meraih dua gelar musim ini, apakah Klopp akan mendatangkan Mario Gotze dengan harga 50 Juta Euro Bursa transfer di Januari ini ?

Aston Villa Siap Lepas Dua Pemain Saat Januari?

Dikabarkan dua gelandang Aston Villa, Charles N’Zogbia dan Jack Grealish dikabarkan akan segera meninggalkan Villa Park pada bursa transfer musim dingin ini setelah keduanya gagal masuk kedalam skuat utama di musim ini.

Aston-Villa-Siap-Lepas-Dua-Pemain-Saat-Januari

N’Zogbia Siap Tinggalkan Villa Park

Charles N’Zogbia dipastikan bersiap angkat kaki dari Aston Villa setelah dirinya gagal masuk kedalam skuat utama meski tim sudah berganti kepelatihan sebanyak tiga kali.

Tercatat sejak tim masih dilatih Paul Lambert, Tim Sherwood hingga saat ini menjadi Remi Garde, gelandang berusia 29 tahun tersebut gagal menjadi bagian utama tim, dan bahkan menurut kabar media dari Perancis, N’Zogbiaakan segera bergabung dengan tim Yunani, AEK Athens.

Saat ini pemain berkebangsaan Perancis tersebut bahkan hanya bermain untuk tim kedua The Villas.

“Saya mendapatkan telepon terkait Charles,” Ujar pelatih Aston Villa tersebut.

“Tim asal Yunani yang bermarkas di Athena, ya. Charles berpeluang besar akan meninggalkan klub, namun keputusan tersebut belum pasti.

“Saya tidak bisa berspekulasi banyak tentang pemain saya dan saya tidak ingin membicarakan tentang harga.

Selama membela Aston Villa sejak Juli 2011 silam, dirinya tercatat hanya tampil 80 kali dan hanya mencetak empat gol diajang Premier League.

Aston Villa Siap Pinjamkan Grealish

Setelah kerap mendapatkan sanksi dan bahkan di buang ke tim cadangan, akhirnya pihak Aston Villa dikabarkan akan siap meminjamkan gelandang muda potensial, Jack Grealish jelang bursa transfer musim dingin mendatang.

Kabar tersebut langsung dikonfirmasi oleh sang pelatih, Remi Garde lantaran dirinya sudah cukup kehlangan kesabaran pada sang pemain.

“Saya tidak ingin memainkan dirinya pada akhir pekan nanti [kontra Sunderland] dan sekarang saya siap meminjamkan dirinya. Saya serius tentang Jack, saya selalu menunggu penampilannya, seperti pemain lain, untuk mendapatkan yang lebih baik.” Ujar pelatih Aston Villa tersebut kepada media.

Aston Villa sendiri tengah berada didasar klasemen Liga Inggris, dan di akhir pekan ini tim akan bermain diajang FA Cup berhadapan dengan tim League Two, Wycombe Wanderer pada hari Sabtu mendatang.

 

 

Apakah Aston Villa akan melepaskan kedua pemain tersebut pada Januari mendatang?

Drogba Akan Segera Pensiun?

Setelah menjadi salah satu legenda Chelsea, penyerang asal Pantai Gading Didier Drogba dikabarkan akan segera pensiun setelah saat ini dirinya sudah menginjak usia 37 tahun.

Drogba-Akan-Segera-Pensiun

Drogba Bantah Isu Akan Gantung Sepatu

Mantan penyerang Chelsea, Didier Drogba langsung menepis kabar bahwa dirinya akan segera pensiun dan akan melanjutkan karirnya di Stamford Bridge sebagai staff kepelatihan.

Saat ini Drogba memperkuat klub MLS, Montreal Impact, dan diberitakan bahwa dirinya akan segera menjadi asisten pelatih Guus Hiddink hingga akhir musim ini.

Namun pemain berusia 37 tahun tersebut mengatakan bahwa diriya masih akan berkarir dengan Montreal Impact.

“Saya sangat menyukai tentang pesan yang saya terima namun saya pastikan saya belum akan pensiun dan saya masih berdiskusi dengan Montreal Impact tentang masa depan saya.” Ujar Drogba melalui akun jejaring sosial pribadi dirinya.

Drogba sendiri sempat terlihat saat dirinya duduk bersama dengan Guus Hiddink dan sang pemilik, Roman Abrahimovic saat Chelsea berhadapan dengan Sunderland pada Desember silam.

Dan sementara pelatih asal Belanda tersebut juga mengkonfirmasi pada akhir bulan lalu bawa dirinya sangat berminat memboyong Drogba ke Chelsea.

Di musim ini Drogba tercatat sudah mencetak 12 gol dari 14 kali tampil bersama Impact hingga akhir tahun.

Drogba Sosok Legenda Chelsea

Pemain asal Pantai Gading, Didier Drogba sebelumnya didatangkan Chelsea dari raksasa Perancis, Olympique Marseille dengan banderol 37 juta Euro.

Tercatat selama berkarir dengan The Blues sudah cukup banyak dipersembahkan pemain yang terkenal dalam penguasaan bola tersebut.

Selama delapan tahun menjadi bagian Stamford Bridge, Drogba juga sukses persembahkan banyak gelar diantaranya empat gelar Premier League, empat Piala FA, tiga gelar Capital One Cup dan dua gelar Community Shield. Serta untuk di level Eropa sendiri dirinya sukses persembahkan satu gelar Liga Champions Eropa dimusim 2011/2012, satu runnner-up di musim 2007/2008, satu gelar runner-up Europa League musim 2003/2004 dan gelar Emirates Cup ditahun 2013 silam.

 

Hingga saat ini masa depan dari penyerang Pantai Gading tersebut masih tanda tanya, apakah dirinya akan tetap bermain sepakbola atau bahkan mengubah haluan menjadi pelatih?

Tottenham Tatap Liga Champions Eropa

Setelah sukses raih tren positif dalam beberapa minggu terakhir membuat Tottenham saat ini duduk diposisi empat klasemen yang merupakan Liga Champions Eropa, dan melihat hal tersebut tentunya pasukan Mauricio Pochettino sangat berpeluang untuk finis di empat besar.

Tottenham-Tatap-Liga-Champions-Eropa

Carroll Ingin Tottenham Raih Kemenangan Atas Empat Besar

Gelandang muda Tottenham, Tom Carroll percaya bahwa langkah untuk bisa finis di zona Liga Champions Eropa hanya dengan mengalahkan empat tim yang duduk diposisi empat besar, salah satunya Leicester City.

Pemain berusia 23 tahun tersebut bermain cukup enjoy setelah dirinya sukses menembus skuat utama usai menjalani masa pinjaman dengan tim Divisi Championship dan Swansea City.

Dilaga terakhir Tottenham sukses menahan imbang tim tuan rumah, Everton dengan skor 1-1.

“Jika tim akan mendapatkan gol perdana maka laga akan berjalan sangat mudah.” Ujar Carroll.

“Jelas ketika menyamakan kedudukan kami sudah kembali percaya diri saat laga dan laga sedikit berjalan sulit dan kami seharusnya bisa raih tiga poin.

“Secara pribadi, ini sungguh 90 menit yang bagus dan kami percaya hal itu – dan berharap kami bisa memperbaiki hal itu. Tim berjalan baik dan pada hari lain saya rasa harus bisa raih poin penuh nantinya.”

Tottenham Berpeluang bertahan Lama di Zona Liga Champions

Jelang laga bigmatch yang akan mempertemukan Tottenham Hotspur yang akan berhadapan dengan peringkat dua klasemen, Leicester City pada 14 Januari mendatang.

Namun sebelumnya The Lily Whites juga akan berhadapan dengan tim berjuluk The Foxes tersebut diajang FA Cup dibabak ketiga pad aakhir pekan nanti, dan kedua laga tersebut akan digelar di kandang, White Hart Lane.

Setelah laga tersebut kemungkinan besar Spurs sukses berpeluang raih poin penuh diempat laga berikutnya saat berhadapan dengan Sunderland, Crystal Palace, Norwich City dan Watford sebelum akhirnya berhadapan dengan Manchester City pada 14 Februari mendatang.

Tercatat hingga pekan ke 20 Premier League, Tottenham sukses mengumpulkan 36 poin, dan diempat laga terakhir tim sukses raih tiga kemenangan beruntun sebelum ditutup dengan hasil imbang kontra Everton yang berakhir dengan skor 1-1.

 

Apakah pada nantinya Dele Alli dan Harry Kane mampu membawa Spurs bermain diajang Liga Champions Eropa di musim depan?

Chelsea Siap Kembali Ke Jalur Kemenangan

Setelah sempat mengalami masa kelam saat masih diarsiteki Jose Mourinho, pada akhirnya Chelsea kembali sukses tunjukkan tajinya secara perlahan saat tim sudah diakusisi oleh pelatih asal Belanda Guus Hiddink pada Desember tahun lalu.

Chelsea-Siap-Kembali-Ke-Jalur-Kemenangan

Mikel Optimis Dengan Performa Chelsea

Gelandang Chelsea, John Obi Mikel sangat berharap tim akan semakin membaik setelah masuk tahun baru.

Mikel yang menjadi salah satu kesuksesan The Blues raih gelar Liga Inggris pada bulan Mei lalu, namun saat ini bahkan Chelsea terlihat sangat kesulitan untuk bisa raih kemenangan, tercatat hingga pekan ke 20 tim hanya duduk di posisi 14 klasemen.

Namun, pada tahun 2016 ini tim sukses mencatatkan rapot bagus setelah terakhir tim sukses mengalahkan Crystal Palace dengan skor 3-0 dilaga tandang dan hal tersebut membuat Mikel berharap tim akan melanjutkan tren positif tim dilaga berikutnya.

“Kami masih akan cukup banyak menjalani laga dan jika kami mampu tetap bermain bagus maka kami sudah menunjukkan batas kami.”

“Kami harus terus percaya namun kami tidak perlu mentakutkan hal itu, kami akan bermain bagus dan kami akan tetap bekerja keras dan terus berlatih.

“Mari bergarap pada tahun baru ini akan ada Chelsea yang baru. Kami tentu cukup kecewa dengan hasil ini namun kami sudah menunjukkan kinerja kami yang sebenarnya.”

Di laga berikutnya Chelsea akan bermain di babak ketiga Piala FA pada akhir pekan ini saat berhadapan dengan tim League One, Scunthorpe United di laga kandang.

Chelsea Bisa Finis di Empat Besar?

Sejak diakusisi oleh Guus Hiddink, Chelsea sukses sedikit demi sedikit sudah mulai bangkit dari keterpurukan.

Tercatat di tiga laga pertama The Blues, Hiddink sukses raih dua kali imbang dan satu kemenangan dilaga terakhir dengan skor 3-0 atas Crystal Palace dilaga tandang. Dan tentunya kemenangan tersebut membuat pasukan Roman Emperor perlahan sukses menjauhi zona merah, dengan duduk diposisi 14 dengan 23 poin dan selisih enam poin dari Newcastle yang duduk dizona merah.

Namun nantinya tim akan mendapatkan perlawanan yang cukup solit dilima laga berikutnya kontra West Brom, Everton, Arsenal, Watford dan manchester United.

Dari kelima calon lawan tersebut tercatat tim hanya mampu raih dua kemenangan kontra Arsenal dan West Brom, dua kali imbang hadapi Watford dan Manchester United dan satu kali menelan kekalahan atas Everton di paruh pertama musim ini.

 

Mampukah Chelsea pada akhir musim nanti duduk di zona Liga Champions yang merupakan posisi empat besar?

Vardy Dipastikan Absen Dua Minggu

Ujung tombak Leicester mendapatkan masalah dari cedera yang dialami, yang dimana harus melakukan operasi di bagian paha.

Vardy-Dipastikan-Absen-Dua-Minggu

Vardy Absen Karena Cedera Paha

Penyerang andalan Leicester City, Jamie Vardy dipastikan absen selama dua pekan yang harus melakukan operasi pada bagian pahanya.

Dilaporkan Vardy juga akan absen melawan Tottenham Hotspurs di piala FA di Stadion White Hart Lane, dimana untuk memulihkan cedera paha yang dialaminya.

Sang pelatih akan mengistirahatkan Vardy selama pemulihan tersebut, pemain berusia 28 tahun itu sudah menghasilkan 15 gol dari 20 penampilannya membawa The Foxes ke urutan dua di ajang Premier League.

Pemain timnas Inggris itu sedang berusaha untuk mengamankan posisinya di Skuad jelang Euro 2016 yang berkata: “Tidak, Saya baik-baik saja tidak ada masalah apapun. Dan saya tidak perlu istirahat.”

“Masalah itu sudah pergi minggu lalu dan saya tidak mengatakan itu pada anda, dan saya sudah merasakan hal tersebut dari hari ke hari.”

Ranieri Tegaskan Vardy Tetap Betahan

Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri menegaskan Jamie Vardy akan tetap bertahan bersama kami di bursa transfer Januari ini. Dimana dirinya beberapa bulan terakhir kerap dihubungkan dengan klub raksasa Eropa, seperti Chelsea, Manchester United, Bayern Munchen hingga Real Madrid pun turut memikatnya.

Saat ini peforma pemain berusia 28 tahun tersebut begitu gemilang di tahun 2015 yang merupakan topskor di ajang Premier League dengan 15 gol dari 20 pertandingan di musim ini. Yang membuat The Foxes menjadi sebuah klub kejutan berada di posisi dua klasemen.

Karena pentingnya Vardy  di tim, Raineri langsung menegaskan ke pihak klub tak akan melepas punggawanya dalam waktu dekat dan begitu juga pemain terbaik lainnya .

Pemain timnas Inggris tersebut didatangkan pada tahun 2012 lalu dari Fleetwod dengan harga 1 Juta Poundsterling, merasa yakin bahwa masa depannya di King Power Stadium. Meski bursa transfer musim dingin ini telah berjalan.

“Tidak ada yang pergi dari Leicester,” ungkap pelatih berusia 64 tahun tersebut.

“Ia sudah menyatakan bahwa dirinya masih ingin bermain untuk tim dan bersama saya untuk pendukung kami.”

“Kami adalah tim yang solid dan ingin terus bersama dengan para pemain lainnya,” tambahnya.

Kontrak pemain andalan tersebut bersama Leicester sampai dengan Juni 2018.

 

Apakah Jamie Vardy akan di istirahatkan oleh sang pelatih dan apa di bursa transfer musim dingin ini ia tetap bersama Leicester ?