Chelsea Siap Kembali Ke Jalur Kemenangan

Setelah sempat mengalami masa kelam saat masih diarsiteki Jose Mourinho, pada akhirnya Chelsea kembali sukses tunjukkan tajinya secara perlahan saat tim sudah diakusisi oleh pelatih asal Belanda Guus Hiddink pada Desember tahun lalu.

Chelsea-Siap-Kembali-Ke-Jalur-Kemenangan

Mikel Optimis Dengan Performa Chelsea

Gelandang Chelsea, John Obi Mikel sangat berharap tim akan semakin membaik setelah masuk tahun baru.

Mikel yang menjadi salah satu kesuksesan The Blues raih gelar Liga Inggris pada bulan Mei lalu, namun saat ini bahkan Chelsea terlihat sangat kesulitan untuk bisa raih kemenangan, tercatat hingga pekan ke 20 tim hanya duduk di posisi 14 klasemen.

Namun, pada tahun 2016 ini tim sukses mencatatkan rapot bagus setelah terakhir tim sukses mengalahkan Crystal Palace dengan skor 3-0 dilaga tandang dan hal tersebut membuat Mikel berharap tim akan melanjutkan tren positif tim dilaga berikutnya.

“Kami masih akan cukup banyak menjalani laga dan jika kami mampu tetap bermain bagus maka kami sudah menunjukkan batas kami.”

“Kami harus terus percaya namun kami tidak perlu mentakutkan hal itu, kami akan bermain bagus dan kami akan tetap bekerja keras dan terus berlatih.

“Mari bergarap pada tahun baru ini akan ada Chelsea yang baru. Kami tentu cukup kecewa dengan hasil ini namun kami sudah menunjukkan kinerja kami yang sebenarnya.”

Di laga berikutnya Chelsea akan bermain di babak ketiga Piala FA pada akhir pekan ini saat berhadapan dengan tim League One, Scunthorpe United di laga kandang.

Chelsea Bisa Finis di Empat Besar?

Sejak diakusisi oleh Guus Hiddink, Chelsea sukses sedikit demi sedikit sudah mulai bangkit dari keterpurukan.

Tercatat di tiga laga pertama The Blues, Hiddink sukses raih dua kali imbang dan satu kemenangan dilaga terakhir dengan skor 3-0 atas Crystal Palace dilaga tandang. Dan tentunya kemenangan tersebut membuat pasukan Roman Emperor perlahan sukses menjauhi zona merah, dengan duduk diposisi 14 dengan 23 poin dan selisih enam poin dari Newcastle yang duduk dizona merah.

Namun nantinya tim akan mendapatkan perlawanan yang cukup solit dilima laga berikutnya kontra West Brom, Everton, Arsenal, Watford dan manchester United.

Dari kelima calon lawan tersebut tercatat tim hanya mampu raih dua kemenangan kontra Arsenal dan West Brom, dua kali imbang hadapi Watford dan Manchester United dan satu kali menelan kekalahan atas Everton di paruh pertama musim ini.

 

Mampukah Chelsea pada akhir musim nanti duduk di zona Liga Champions yang merupakan posisi empat besar?

Chelsea Resmi Depak Jose Mourinho

Setelah mengalami musim yang sangat buruk, akhirnya juara Premier League musim lalu, Chelsea resmi mendepak Jose Mourinho dari kursi kepelatihan jelang jeda musim dingin.

Jose Mourinho

Chelsea Pecat Mourinho

Raksasa Premier League yang saat ini sedang berada dipapapn bawah klasemen, Chelsea memberikan pernyataan resmi dengan mendepak Jose Mourinho sebagai pelatih tim.

Manajemen The BLues resmi mendepak pelatih asal Portugal tersebut lantaran gagal membawa tim yang berstatus juara bertahan dimusim ini bersaing di papan atas klasemen.

Bahkan hal tersebut berbanding terbalik lantaran dimusim ini pasukan Roman Emperor hanya duduk di posisi 16 klasemen yang hanya selisih satu poin dari zona degradasi setelah hanya mampu raih 15 poin dari raihan empat kemenangan dan tiga kali imbang dari total 16 kali tanding dimusim ini.

Ini merupakan pemecatan kedua yang dialami pelatih asal Portugal tersebut setelah di tahun 2007 lalu dirinya resmi dipecat sebelum akhirnya melatih Inter Milan di tahun 2008.

Pihak Chelsea menyatakan bahwa keputusan pemecatan Mourinho terjadi dengan keputusan bersama.

“Klub telah memberikan kejelasan tentang kepergian Jose dari tim dengan keputusan bersama dan dalam kondisi baik bersama tim dan tentunya akan selalu diingat, dihormati usai memberikan dampak signifikan untuk Chelsea.” Ujar pihak Chelsea melalui media ofisial.

Perjalanan Mourinho Bersama Pasukan Biru

Karir Jose Mourinho sudah mencapai akhir setelah dirinya resmi dipecat manajemen Chelsea jelang matchday 17 menghadapi Sunderland pada akhir pekan ini.

Melihat karir dari pelatih asal Portugal tersebut bisa dikatakan sangat sukses setelah mendapatkan dua kasempatan untuk melatih The Blues.

Tercatat selama lima tahun melatih Chelsea (2004-2007 dan 2010-2013) dirinya sukses persembahkan berbagai gelar bergengsi, diantaranya dari total lima gelar Liga Inggris Mourinho sukses persembahkan tiga gelar tersebut, dirinya juga sukses persembahkan satu FA Cup, tiga Capital One Cup dan satu Piala Community Shield, bahkan dimusim 2006/2007 lalu dirinya sukses membawa John Terry dan kawan-kawan melaju kebabak semifinal Liga Champions Eropa.

Total selama melatih Chelsea dirinya sukses raih 204 kemenangan, 69 kali imbang dan 48 kali menelan kekalahan terhitung sejak periode 2 Juni 2004 – 20 September 2007 dan 3 Juni 2013 – 17 Desember 2015 disemua ajang yang diikuti tim.

 

Apakah dengan kepergian Jose Mourinho membuat Chelsea lebih baik dibawah pelatih baru nantinya ?

Masa Depan Mourinho Diujung Tanduk

Setelah serentetan kekalahan yang di alami Chelsea membuat masa depan pelatih tim, Jose Mourinho semakin diujung tanduk terlebih usai kembali menelan kekalahan atas Leicester pada Selasa dini hari tadi.

Masa-Depan-Mourinho-Diujung-Tanduk

Leicester City Kembali Puncaki Klasemen

Claudio Ranieri sukses kembali bawa tim asuhannya untuk puncaki klasemen Liga Inggris setelah sukses raih kemenangan atas sang juara bertahan Chelsea pada Selasa dini hari.

Dilaga tersebut dua predator The Foxes, Jamie Vardy dan Riyad Mahrez sukses membuat King Power Stadium bergemuruh dimenit 34 dan 38, namun pada menit 77 The Blues sukses menyamakan kedudukan melalui Loic Remy setelah memanfaakan umpan yang dikirimkan Pedro.

Berkat kemenangan tersebut Leicester kembali mengkudeta puncak klasemen yang sebelumnya diambil alih Arsenal dengan keunggulan dua poin.

Sementara berkat kekalahan tersebut membuat Chelsea semakin terpuruk di posisi 16 klasemen dan hanya selisih satu poin dari Norwich City dan Swansea City yang duduk diposisi 18 dan 17 yang merupakan zona merah.

Kekalahan tersebut merupakan yang ke sembilan kalinya bagi pasukan Jose Mourinho, dan tren negatif Chelsea masih berlanjut khususnya dilaga tandang yang dimusim ini baru raih satu kemenangan.

Mourinho Ungkapkan Ingin Bertahan

Jose Mourinho harus kembali menerima pil pahit setelah tim asuhannnya kembali telan kekalahan di matchday ke-16.

Dilaga tersebut Chelsea harus takluk 1-2 saat bertandang ke King Power Stadium markas Leicester City, dilaga tersebut The Blues hanya mampu membalas satu gol melalui Willian setelah Jamie Vardy da Riyad Mahrez mencetak gol untuk keunggulan tim tuan rumah.

Berkat kekalahan tersebut membuat masa depan Mourinho semakin diujung tanduk, hal ini tentunya sanat klimaks lantaran diawal tahun ini dirinya baru saja menandatangani kontrak hingga 2019.

“Satu-satunya hal yang ingin saya jelaskan bahwa saya ingin mendapatkan tambahan poin.” Ujar Mourinho usai laga.

“Saya tidak ragu dan saya pikir kami sudah tampil cukup baik, tiga tahun serta tambahan tiga tahun hingga enam tahun, saya yakin kami sudah cukup baik dan kami selalu mampu menghadapi tantangan besar dan momen ini adalah yang paling besar.

“Saya hanya ingin bertahan. Saya ingin bertahan.

“Saya harap Roman Abrahamovic dan para petinggi menginginkan saya untuk bertahan karena saya sangat ingin bertahan.”

 

Apakah nantinya Jose Mourinho akan tetap melatih Chelsea ataupun akan terdepak setelah mengalami kekalahan yang berulang kali memalukan?

Leicester City Raih Gelar Liga Inggris?

Alih-alih performa yang sangat mengesankan Leicester City di musim ini banyak kalangan mulai dari pemain hingga pelatih menilai bahwa tim asuhan Claudio Ranier tersebut mampu menjuarai gelar Liga Inggris musim ini.

Leicester-City-Raih-Gelar-Liga-Inggris

Mourinho Menilai Leicester Mampu Raih Gelar

Pelatih Chelsea, Jose Mourinho mengatakan pernyataan yang cukup mengejutkan bahwa Leicester City mampu raih gelar juara Liga Inggris asalkan “Performa tim lain jauh dibawah harapan”.

Nantinya sang juara bertahan akan berhadapan dengan The Foxes yang dimusim ini mampu tampil sangat mengejutkan dengan duduk diposisi teratas klasemen pada Selasa dini hari nanti.

Jika melihat performa kedua tim tentu sangat bertimbang lantaran The BLues dimusim ini hanya duduk diposisi 14 klasemen dengan raihan 17 poin.

Meskipun begitu Mourinho mengaku akan lebih fokus dan lebih menghormati sang lawan yang dilatih Claudio Ranieri yang merupakan mantan pelatih Chelsea.

“Mereka (Leicester City) cukup layak mendapatkan hal tersebut, saya menatakan hal ini sejujurnya.” Ujar Mourinho jelang laga.

“Beberapa minggu yang lalu saya sempat megatakan bahwa saya tidaka akan percaya jika mereka mampu menjadi juara, mungkin saya punya pemikiran yang berbeda saat saya mengatakan hal itu. Berada di atas usai melakukan start yang bagus dibulan Desember mungkin akan menjadi cerita yang berbeda.

“Mereka mampu menangkan liga. Ini makan menjadi sangat luar biasa, ini akan membuka mata dunia sepakbola, bahwa semua tim punya kesempatan.”

Sihir Ranieri Mampu Bawa Leicester ke Puncak Klasemen

Melihat kesuksesan yang diperlihatkan salah satu tim yang sebelumnya hanya dipandang sebelah mata, Leicester City tentu tidak lepas dari sosok pelatih Claudio Ranieri.

Terang saja pelatih asal Italia tersebut sukses membawa tim berjuluk The Foxes tersebut mampu membawa Jamie Vardy dan kawan-kawan duduk dpuncak klasemen dan unggul dua poin dari Arsenal yang duduk diposisi dua.

Saat ini Leicester tercatat hanya mengalami satu kekalahan dimusim in atas Arsenal yang berakhir dengan skor 2-5 dilaga kandang, namun dilaga lain mereka mampu menahan imbang tim sekelas Tottenham, Southampton dan Manchester United.

Namun disisi lain ketangguhan Leicester dimusim ini tentu tidak bisa di kesampingkan sosok dua penyerang haus gol, Jamie Vardy (14) dan Ryad Mahrez(10) yang menjadi pendulang gol tim dimusim ini.

 

Apakah Leicester City mampu bertahan lebih lama di puncak klasemen dan membawa gelar di akhir musim?